When you run so fast to get somewhere, you miss the fun of getting there.
Life is not a race, so take it slower.
Hear the music before the song is over.
You are part of the puzzle of someone else's life.
You may never know where you fit but others will fill the holes in their lives with pieces of you.
So if you run out of reasons to live, remember that someone else's life may never be complete without you in it.

Wednesday, June 5, 2013

SEBERAPA AMANKAH PESAWAT TERBANG?

Seberapa Amankah Pesawat Terbang?

DALAM setahun, kira-kira setengah juta orang meninggal dalam kecelakaan jalan raya di seluruh dunia. Sebaliknya, jumlah korban akibat kecelakaan pesawat penumpang pada tahun 1996 adalah 1.945 orang. Untuk tahun 1997, jumlah totalnya turun menjadi 1.226 orang. Menurut statistik dari pabrik Boeing, ”jumlah kecelakaan pesawat jet komersial tidak sampai dua kali untuk setiap 1 juta penerbangan”.
Namun, setiap kecelakaan pesawat penumpang selalu mendapat publisitas utama, sementara pembantaian besar-besaran setiap hari di jalanan dianggap biasa. Di Amerika Serikat, hanya bus yang dianggap sedikit lebih aman daripada pesawat terbang.
Mengapa pada umumnya pesawat terbang lebih aman daripada mobil? Satu alasan yang jelas adalah karena pesawat biasanya tidak terbang berdekatan, lain halnya dengan kendaraan di jalan. Alasan lain adalah karena kebanyakan awak pesawat penumpang telah sangat terlatih dan profesional dalam mengemban tanggung jawabnya. Kapten pesawat Boeing 747 biasanya telah berusia 50-an tahun dan berpengalaman terbang kira-kira 30 tahun. Keselamatan adalah faktor utama yang diperhatikan oleh seluruh awak. Bagaimanapun, kehidupan mereka turut dipertaruhkan.

Keselamatan di Kokpit

Jika Anda berkesempatan melihat kokpit sebuah pesawat penumpang, Anda akan melihat bahwa semua instrumen dan kendali utama ada duplikatnya—satu set di kiri untuk kapten dan satu lagi di kanan untuk kopilot. Jadi, menurut The Air Traveler’s Handbook, ”seandainya terjadi peristiwa yang tak diharapkan yakni salah satu pilot ambruk, yang satunya lagi masih memiliki semua kendali yang dibutuhkan untuk terbang dengan aman. Selama penerbangan, masing-masing pilot dapat memonitor instrumen rekannya, dan memastikan bahwa kedua panel memberikan petunjuk yang sama”.
Faktor keselamatan yang lain di kokpit adalah, sebagai tindakan pencegahan, kapten dan kopilot biasanya mendapat menu makanan yang berbeda. Mengapa demikian? Agar seandainya terjadi keracunan makanan, hanya salah satu dari mereka yang terpengaruh.
Guna menjamin pengendalian bagian-bagian bergerak seperti flap (sirip pengendali daya angkat dan daya penahan), roda pendarat, dan rem, ”pesawat penumpang biasanya memiliki dua sistem hidraulis atau lebih seandainya salah satunya macet”. Sistem ganda atau bahkan rangkap tiga merupakan persyaratan keselamatan standar pada sebagian besar pesawat modern.

Apa yang Dapat Anda Lakukan?

Berikut ini adalah beberapa tindakan pencegahan sederhana yang dapat dilakukan semua penumpang: Bacalah kartu instruksi untuk situasi darurat, dan dengarkan para pramugari sewaktu mereka menjelaskan prosedur keselamatan pada awal setiap penerbangan. Sewaktu Anda mengambil tempat duduk, periksalah letak pintu keluar yang terdekat. Dan, dalam kasus darurat, ikutilah instruksi para pramugari. Mereka sangat terlatih untuk menangani situasi sulit, seandainya itu timbul. Sewaktu instruksi diberikan, sangat penting agar para penumpang bergerak dengan cepat dan tidak mengkhawatirkan milik mereka. Kehidupan lebih penting daripada harta.
Pesawat modern biasanya terbang di atas awan atau sekitarnya, jadi sebagian besar penerbangan jarak jauh sangat mulus. Hasilnya, sangat sedikit orang yang mengalami mabuk udara. Seandainya akan terjadi turbulensi, kapten biasanya menyarankan penumpang untuk mengenakan dan mengencangkan sabuk pengaman mereka sebagai tindakan pencegahan.
Apakah perjalanan dengan pesawat dapat lebih aman lagi? Jawabannya ya. Tetapi, kebanyakan penumpang tidak mau menerima perubahan yang dibutuhkan. Perubahan apa? Para penumpang didudukkan menghadap ke belakang, bukan ke depan! Apa keuntungannya? Sewaktu kecepatan pesawat mendadak turun, para penumpang akan ditahan oleh sandaran kursi sebaliknya daripada hanya oleh sabuk pengaman yang menahan perut, yang tidak sepenuhnya melindungi bila dibandingkan dengan sabuk pengaman mobil yang biasanya juga menahan bagian dada. Akan tetapi, orang-orang lebih suka melihat ke mana mereka pergi daripada melihat dari mana mereka datang!

Takut Terbang?

Diperkirakan bahwa 1 dari 6 orang dewasa di Amerika Serikat takut terbang. Bagi beberapa orang, itu bukan sekadar takut, melainkan fobia, rasa takut berlebihan yang dapat mengakibatkan reaksi panik. Apa yang dapat membantu mereka?
Mendapatkan lebih banyak informasi dapat turut mengusir kekhawatiran. Setiap tahun di seluruh dunia, kira-kira 15.000 pesawat terbang yang melayani hampir 10.000 bandara mengangkut lebih dari 1,2 miliar orang dengan relatif sedikit kecelakaan atau insiden. ”Menurut [perusahaan asuransi] Lloyd’s of London, perjalanan udara 25 kali lebih aman daripada perjalanan dengan mobil.”
Jika Anda gugup untuk terbang, bacalah buku mengenai penerbangan, pesawat, dan pelatihan pilot. Bacalah tentang standar pelatihan yang tinggi yang dituntut dari pilot dan peraturan yang mereka patuhi mengenai jam tidur, batas konsumsi alkohol sebelum terbang, dan pengujian acak terhadap obat bius. Ada juga pemeriksaan dua kali setahun yang harus dilewati para pilot dalam simulator terbang untuk menguji reaksi mereka dalam situasi darurat. Simulasi ini sedemikian nyatanya sehingga beberapa pilot keluar darinya dalam keadaan ”terguncang dan banjir keringat”. Seandainya seorang pilot gagal melewati uji simulator tersebut, ia dapat kehilangan lisensinya untuk menerbangkan pesawat terbang komersial.
Standar ini jauh lebih tinggi daripada yang ditetapkan bagi pengemudi kendaraan bermotor. Jadi, semakin banyak yang Anda ketahui tentang pesawat dan pilot, semakin yakin Anda jadinya.
Berkunjunglah ke bandara. Perhatikan prosedur bagi para penumpang, dan amati bagaimana reaksi orang-orang. Anda akan melihat bahwa kebanyakan orang melangkah keluar pesawat seolah-olah mereka baru keluar dari bus. Perjalanan udara bagi mereka merupakan hal biasa. Perhatikan pesawat yang tinggal landas dan mendarat. Pahami dan kagumi prinsip aerodinamika ilmiah yang memungkinkan pesawat untuk terbang dengan aman.
Sewaktu Anda akhirnya terbang untuk pertama kalinya, beri tahu pramugari bahwa ini kali pertama Anda berada di pesawat dan bahwa Anda mungkin sedikit gugup. Para profesional ini tahu cara membantu Anda merasa santai dan yakin akan sistem penerbangan. Cobalah untuk santai. Sewaktu kapten memperbolehkan penumpang untuk berjalan di dalam pesawat, berdirilah dan berjalan-jalanlah di kabin pesawat. Boleh jadi Anda telah mengalahkan rasa-takut terbang Anda!


[Catatan Kaki]
Pada kebanyakan perusahaan penerbangan, kapten akan mengizinkan Anda melihat-lihat kokpit sewaktu pesawat sedang diparkir. Ia juga akan menjawab pertanyaan Anda.


[Blurb]
”Menurut [perusahaan asuransi] Lloyd’s of London, perjalanan udara 25 kali lebih aman daripada perjalanan dengan mobil”



Sumber:
Sedarlah 8/3 1999


No comments:

Post a Comment