When you run so fast to get somewhere, you miss the fun of getting there.
Life is not a race, so take it slower.
Hear the music before the song is over.
You are part of the puzzle of someone else's life.
You may never know where you fit but others will fill the holes in their lives with pieces of you.
So if you run out of reasons to live, remember that someone else's life may never be complete without you in it.

Tentang Saya, Akuntansi, Tugas, dan Tugas

1) Mengapa Saya Memilih Jurusan Akuntansi?
Saya menyadari bahwa memilih jurusan dalam Perguruan Tinggi sama dengan memilih kehidupan, bukan sekedar memilih tempat sekolah belaka. Salah memilih jurusan bisa menjadi malapetaka besar: kuliah yang kurang berhasil, hati yang tidak bahagia, biaya yang terbuang sia-sia, dan waktu yang tak bisa digantikan. Syukur kalau masih bisa pindah jurusan; bagaimana kalau pindah jurusan tidak mungkin dilakukan karena sudah sedemikian besar biaya yang dikeluarkan?

Faktor lain yang saya pertimbangkan adalah mengenai bagaimana prospek atau peluang yang ditawarkan oleh suatu jurusan tertentu dapat mempengaruhi masa depan saya di dunia kerja yang sesungguhnya usai lulus kuliah. Dan saya menyimpulkan bahwa jurusan Akuntansi memiliki peluang karir yang paling prospektif di masa depan. Mengingat tenaga ahli yang terampil dan profesional dalam bidang Akuntansi sangat banyak diminati, diperlukan, dan bahkan dicari oleh setiap perusahaan-perusahaan baik yang kecil maupun yang besar.

Pertimbangan-pertimbangan sedemikianlah yang membuat saya memilih jurusan Akuntansi.

2)  Mengapa Saya Perlu Belajar Bisnis?
Salah satu alasannya adalah karena tidak dipungkiri, hidup ini didasari oleh bisnis.

Bisnis juga termasuk peringkat sepuluh jurusan yang paling menguntungkan dari lulusan perguruan tinggi. Lulusannya memiliki berbagai kesempatan kerja di sektor swasta, publik, dan non-profit―alasan lain mengapa perlu belajar bisnis.

Perlu diketahui bidang di dalam bisnis luas dan kompensasinya tinggi. Peluang suksesnya besar. Pilihan karir tidak terbatas, potensi pendapatan baik.

Tetapi, diatas segalanya, praktek secara langsung lah yang penting. Kesempatan untuk belajar bisnis yang efektif adalah dengan sering mencoba untuk berbisnis, dalam taraf yang kecil, lalu mencoba taraf yang besar.