When you run so fast to get somewhere, you miss the fun of getting there.
Life is not a race, so take it slower.
Hear the music before the song is over.
You are part of the puzzle of someone else's life.
You may never know where you fit but others will fill the holes in their lives with pieces of you.
So if you run out of reasons to live, remember that someone else's life may never be complete without you in it.

Showing posts with label komputer. Show all posts
Showing posts with label komputer. Show all posts

Wednesday, July 4, 2012

PERBEDAAN DBASE III DAN DBASE IV


DBASE III

dBase III adalah suatu paket database management system (DBMS). dBase III adalah software yang terdiri dari 2 bagian, yaitu Utility program dan Bahasa program. Utility program adalah paket program yang membantu dalam hal pembentukan file, pengisian data, peragaan data, yang sudah ada dan lain sebagainya. Bahasa program yang digunakan sama seperti bahasa komputer lainnya.

DBASE IV

dBase IV juga merupakan data management system, yang mengatur dan mengolah data. Memproses data elektronik artinya menyimpan, menghubungkan, memanipulasi serta memanggil data yang memiliki informasi sangat banyak dengan cara cepat dan efisien.

Pengolahan dBase IV bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu menu dan perintah. Bagi pemakai yang sudah biasa dengan dBase bisa mengoperasikan data menggunakan perintah. Sedangkan bagi pemula bisa mengoperasikan data dengan lebih mudah dan cepat menggunakan menu control center, sekalipun data yang dimiliki sangat kompleks.

Program dBase IV memiliki paket program ‘copy-protected’ artinya dapat memuat aplikasi disket sebagai cadangan dan juga melakuan instalasi pada hardisk.

Pada sistem dBase IV, data dikelompokkan atas jenis data dan fungsinya. Jenis data tsb mencakup data logika, tanggal, angka, karakter dan catatan (memo).  Sedangkan menurut fungsinya, data dikelompokkan menjadi data memory dan data base. Data memory mencakup data memory yang dibentuk pemakai dan sistem. Dan data base mencakup file untuk menyimpan data serta pengatur bentuk (format) penampilannya. Data tsb disimpan dengan nama sebagai alamat. Untuk penamaan variabel suatu data, kita bebas mendefinisikannya.



Monday, June 25, 2012

PENIPUAN VIA INTERNET—Andakah Korban Berikutnya?


William, pensiunan guru di Florida, AS, menerima e-mail yang ia kira berasal dari penyedia jasa Internet-nya. E-mail itu mengatakan bahwa informasi tagihannya telah hilang. William mengisi formulir yang dilampirkan lalu mengirimkannya kembali. Tanpa sepengetahuannya, data pribadinya terkirim ke Shiva, seorang penjahat di Queens, New York. Keesokan harinya, Shiva menggunakan nomor kartu kredit William untuk membeli pencetak kartu identitas di Internet. E-mail yang diterima William adalah satu dari 100.000 e-mail yang disebar Shiva. Para penyidik mengatakan bahwa sekitar seratus orang menanggapinya dan tertipu.

Seorang wanita, 56 tahun, di Queensland, Australia, menjalin hubungan romantis lewat Internet dengan seorang pria yang dia sangka insinyur dari Inggris. Dia sudah mengeluarkan 47.000 dolar (AS), tetapi ternyata dia dikibuli oleh seorang pria, 27 tahun, di Nigeria.


PARAHNYA, penipuan via Internet sudah umum. Dalam laporan tahunannya pada 2010, Consumer Reports mengatakan, ”Ancaman di Internet terus bertambah pada tingkat yang membahayakan, menyebabkan konsumen merugi hingga miliaran dolar. Jumlah serangan virus meningkat pesat sejak tahun lalu, mengimbas 40 persen keluarga di AS yang menggunakan Internet.” Sebuah perusahaan antivirus terkemuka juga melaporkan bahwa 86 persen pengguna Internet di Indonesia telah menjadi korban kejahatan di dunia maya, seperti serangan virus komputer dan penipuan. Agar Anda bisa melindungi diri,
perhatikanlah beberapa dari sekian banyak modus operandi para penjahat.

Bagaimana Mereka Melakukannya?

Banyak penipuan di Internet memanfaatkan e-mail. Jenis e-mail yang diterima William disebut e-mail pancingan (phishing e-mail). Seperti umpan, e-mail semacam itu memancing si penerima untuk memasukkan kata sandi, nomor kartu kredit, atau informasi rekening bank ke situs Web palsu yang tampak asli. Para penipu boleh jadi mendapatkan alamat e-mail Anda melalui program komputer yang disebut pengekstrak e-mail (e-mail extractor).

Walau Anda tidak memasukkan data apa-apa, ada e-mail pancingan yang bisa mencuri data pribadi Anda. Ketika Anda membuka e-mailnya, program mata-mata pun bisa masuk. Program semacam ini bisa mencatat aktivitas komputer Anda, misalnya apa saja yang Anda ketik di  komputer, guna mencuri kata sandi dan informasi pribadi Anda. Program lainnya menggiring Anda untuk mengunjungi situs gadungan. Dapatkah Anda melindungi diri?

Apa yang Bisa Anda Lakukan

Waspadai e-mail yang memuat tautan yang mencurigakan. Kadang-kadang, kuda Troya, atau Trojan, bisa diam-diam menyediakan akses ke sistem komputer Anda, yang memungkinkan para penipu mendapatkan informasi pribadi Anda. Berbagai forum, situs porno, situs Web yang menawarkan program dari sumber yang tidak dikenal, dan situs jejaring sosial juga merupakan tempat bagi para tukang kibul untuk mendapatkan data berharga serta memasang program mata-mata untuk mencuri informasi. Juga, jangan
tanggapi e-mail yang menjanjikan keuntungan yang terlalu muluk.

Barangkali Anda pernah menerima pesan di Internet ”Komputer Anda dalam bahaya! Klik di sini untuk melindungi komputer Anda!” atau ”Screensaver Gratis. Klik di Sini”. Jika itu diklik, bisa-bisa Anda mengaktifkan program mata-mata.

Kalau Anda mencari pekerjaan lewat Internet, waspadalah. Para tukang kibul memanfaatkan situs palsu untuk mengumpulkan ”biaya pendaftaran” dan bahkan data keuangan pribadi.

Dari tempat yang jauh, para pencuri kini cukup lihai untuk mengakses terminal data berbagai perusahan atau
lembaga keuangan guna mencuri data. Pada Januari 2007, para penjahat meretas sistem komputer jaringan toserba di Amerika Serikat lalu mengakses jutaan data pelanggan, termasuk informasi kartu kredit. Di Nigeria, para penjahat membobol terminal data beberapa bank dan mencuri 1,5 juta nomor PIN para nasabah untuk menarik uang dari berbagai mesin ATM. Kini, ada pasar gelap yang merebak di Internet tempat para pegawai nakal dan peretas menjual data kartu kredit curian dan bahkan identitas lengkap orang-orang.

Jangan Mau Jadi Korban

SUPAYA ANDA TIDAK MENJADI KORBAN,
AMBIL LANGKAH-LANGKAH BERIKUT:






  1. Pastikan agar tembok api (firewall) komputer Anda selalu aktif dan perbaruilah secara berkala sistem operasi, aplikasi, dan program antivirus milik Anda.
  2. Buatlah rekaman cadangan fail Anda secara berkala, dan simpanlah salinannya dengan aman.
  3. Gunakan akal sehat. Jangan cepat percaya pada informasi di Internet. Amsal 14:15 berkata, ”Orang yang kurang berpengalaman percaya pada setiap perkataan, tetapi orang yang cerdik mempertimbangkan langkah-langkahnya.”
  4. Jangan serakah. (Lukas 12:15) Waspadai penawaran ”gratis” atau situs Web yang menjual produk dengan harga yang terlalu murah. Itu bisa jadi hanya pancingan.
  5. Waspadai e-mail yang pengirimnya tidak dikenal, juga pesan instan, khususnya yang memuat tautan atau yang meminta informasi pribadi, seperti verifikasi kata sandi.—Amsal 11:15
  6. Pilihlah kata sandi yang sulit ditebak. Ganti kata sandi Anda di Internet secara berkala, dan jangan gunakan kata sandi yang sama untuk berbagai akun.
  7. Pastikan agar informasi kartu kredit dan perbankan Anda diberikan hanya kepada situs Web yang bereputasi baik dan aman.
  8. Pastikan agar Anda mengetik alamat Web dengan akurat, khususnya alamat lembaga keuangan. Satu kesalahan ejaan bisa menggiring Anda ke situs Web gadungan.
  9. Gunakan koneksi terenkripsi sewaktu mengirim data penting, misalnya perincian kartu kredit, dan keluarlah dari situs Web itu seusai Anda menggunakannya.
  10. Periksalah catatan transaksi kartu kredit dan rekening koran Anda secara cermat dan rutin. Begitu Anda melihat adanya transaksi yang janggal, segera hubungi perusahaan yang bersangkutan. 
  11. Berhati-hatilah menggunakan koneksi nirkabel (Wi-Fi), karena para pencuri bisa mencuri informasi dan menggiring Anda ke situs Web palsu.
  12. Katakan tidak jika ada pertanyaan ”Ingat kata sandi ini?” Program Trojan bisa mengumpulkan kata-kata sandi Anda yang tersimpan.




source:
Sedarlah! Januari 2012